Sejarah SEO (search engine optimization) Blog dan Manfaatnya


Search Engine Optimization, atau biasa dikenal dengan istilah SEO rasanya sudah begitu dikenal, dipelajari, dst oleh para blogger. Hal ini sangat dimaklumi karena eksistensi seorang blogger fii dunya maiyya salah satunya ditentukan oleh penguasaanya akan SEO blog. Bahkan ada pendapat yang menyatakan: menguasai SEO berarti 50% dunia online sudah digenggaman tanggan. Mengapa demikian?

SEO dapat diberi pengertian sebagi serangkaian daya dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas artikel agar mampu menduduki posisi teratas pada halaman pertama search engine dari hasil pencarian dengan kata kunci tertentu. Tujuannya tidak ada lain halaman tersebut memiliki peluang dahsyat untuk dikunjungi pengguna search engine, sehingga traffic blogpun akan terdongkrak.

Karena kemanfaatan yang demikian, dan seiring semakin membuminya penggunaan media online didunia ini maka SEO semakin penting dan menjadi dagangan yang mahal. Banyak produk dan transaksi bisnis terlahir dari SEO.  Perusahaan dengan dagangan SEO pun bermunculan, dan hal ini semakin meramaikan persaingan antar blogger sedunia. Yang menjadi pertanyaan ringan adalah sejak kapan SEO dikenal?

Danny Sullivan berpendapat bahwa istilah SEO pertama kali dikenalkan pada tanggal 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Algoritma dari mesin pencari pada waktu itu belum canggih dan kompleks sehingga masih sangat mudah untuk  dimanipulasi. Algoritma pencarian berbasis pada informasi melalui meta tag pada kode html blog mereka. Webmaster memanipulasi dengan menuliskan katakunci yang tidak sesuai dengan isi dari blog, sehingga search engine salah memeringkat blog tersebut.

Larry Page dan Sergey Brin, mahasiswa doktoral ilmu komputer Universitas Stanford, mengatasi dengan membangun Backrub, sebuah search engine yang sederhana. Algoritma fungsi matematika yang kompleks hasil kombinasi perhitungan jumlah link yang menuju pada suatu halaman blog dengan analisis atas kualitas dari masing-masing link tersebut, kemudian algoritma ini dinamakan PageRank.

Berdasarkan mekanisme PageRank, maka dipastikan bahwa sebuah halaman blog yang menduduki peringkat tinggi adalah yang banyak di-link oleh halaman blog lainnya. Nilai PageRank semakin tinggi apabila halaman blog dilink oleh link dari situs yang berkualitas tinggi seperti Yahoo!, DMOZ, dll.

Tahun 1998 Page dan Brin mendirikan Google yang merupakan perkembangan dari Backrub, akhirnya Google memperoleh kepercayaan publik pengguna internet dengan keberhasilannya menyajikan hasil pencarian yang berkualitas tinggi, cepat, dan relevan. Kemudian page rank menjadi standar baik bagi para webmaster agar memperoleh nilai PageRank setinggi mungkin.

Seiring dengan perkembangan search engine tersebut maka berkembang pula  optimasi blog agar bisa tampil bagus dihadapan search engine. Para blogger (pengelola website) bahkan melakukan manipulasi, dll untuk memenangkan sebuah persaingan tersebut. Namun karenanya pula maka search engine semakin berkembang dengan semakin sempurna. Pada awal perkembangan memang para webmaster tersebut mensubmit alamat blog mereka menuju Search Engine, kemudian SE meresponsnya dengan mengirimkan web crawler atau spider menuju ke blog yang bersangkutan. Dengan kerja menelusuri halaman per halaman, kemudian mendownload halaman tersebut untuk diindex dan disimpan pada database.

Kemudian program pengindex mencari informasi dalam blog tersebut untuk menentukan tingkat pagerank sesuai dengan ketentuan dari rumus algoritma search engine. Seiring semakin ketatnya kompetisi untuk memenangkan SEO maka para blogger marak mencari cara cerdik, jahat, hitam untuk sekedar mengakali sistem search engine. Kepentinganya hanya satu yaitu memenangkan posisi teratas di search engine result page.

Pihak search engine juga terus melakukan perbaiki sistem, dan mereka seolah berlomba dengan para blogger dari waktu ke waktu. Perang kemampuan untuk memperbaiki sistem dengan para pencari kelemahan sistem akhirnya terjadi, sampai detik ini.

Umumnya search engine merancang sebuah sistem untuk mengindex blog dengan dasar yang berlandaskan pada beberapa faktor, antara lain:

1.    Nama domain

2.    Judul

3.    Html Tags

4.    Kata kunci yang digunakan

5.    Nama file image (alt attribute)

6.    Frekwensi update website

7.    Sitemap

8.    Kepadatan kata kunci (density)

9.    dan lain-lain

Dari beberapa hal tersebut diatas tentunya para pejuang SEO bisa menyesuakan arah perjuangannya. Karenanya para aktivis SEO melakukan survey keyword, optimalisasi melalu SEO Onpage, optimalisasi melalui SEO Offpage dan lainnya. Demikian paparan singkat tentang sejarah SEO, semoga manfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: